Posts

Monas : Simbol Kebebasan

 Monumen Nasional atau yang disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monas didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Kerajaan Belanda. Pembangunan dimulai pada 17 Agustus 1961 di bawah perintah Presiden Soekarno dan diresmikan hingga dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975 oleh Presiden Soeharto. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala dari rakyat Indonesia. Tugu Monumen Nasional dan museum buka setiap hari mulai pukul 06:00 hingga 16:00 WIB (UTC+7) sepanjang minggu kecuali hari Senin saat tugu tutup.

Profil Pemimpin Jakarta

Image
• Anies Baswedan Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. (pelafalan dalam bahasa Indonesia: [ˈanɪs baˈswɛdan], lahir 7 Mei 1969) adalah seorang akademisi, aktivis, dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022. Setelah menyelesaikan pendidikan di bidang ilmu politik dan pemerintahan, Anies berkarier sebagai dosen dan akademikus. Ia menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina selama delapan tahun,[2] dan mencetuskan gerakan Indonesia Mengajar. Ia kemudian ikut serta dalam konvensi calon presiden yang diselenggarakan oleh Partai Demokrat pada tahun 2013. Pada bulan Oktober 2014, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Kerja,[3] namun ia diberhentikan setalah dua tahun menjabat. Anies dan Sandiaga Uno diusung oleh Gerindra dan PKS memenangkan pemilihan umum gubernur DKI Jakarta tahun 2017 mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama.[5] Beberapa pengamat menilai bahwa kampanye ini sarat dengan politisa...

Kota Jakarta

Image
  1. Sejarah Kota Jakarta bermula dari pelabuhan kecil di estuari sungai Ciliwung sekitar 500 tahun yang lalu. Lambat laun, pelabuhan kecil ini bertransformasi menjadi pusat perdagangan internasional yang mempertemukan ragam bangsa di dunia. Rekam jejak Jakarta bisa ditemukan melalui beberapa prasasti yang ditemukan di sekitar pelabuhan dan sepanjang sungai Ciliwung. Sejarah tentang Jakarta tercatat oleh para pengembara Eropa di abad ke-16. Kala itu, Jakarta marak disebut sebagai Kalapa, yang merupakan pelabuhan utama kerajaan Sunda. Pelabuhan yang turut menjadi pusat perniagaan Portugis kala itu diserang oleh Pangeran Fatahillah pada 22 Juni 1527. Sejak itu, Pangeran Fatahillah mengganti nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta. Tanggal penyerangan itu hingga kini diperingati sebagai HUT Kota Jakarta. Kemudian pada abad ke-16, VOC Belanda tiba dan mengambil alih kekuasaan atas Jayakarta dan mengganti namanya menjadi Batavia, yang diambil dari nenek moyang bansa Belanda, Batavieren. Kon...

Masa Depan Jakarta

Masa Depan Jakarta : Jakarta - Tinggal 2 bulan lagi Jakarta melepaskan keistimewaannya sebagai Ibu Kota Negara. Keistimewaan yang telah diemban sejak Indonesia memproklamasikan diri sebagai negara yang merdeka pada 17 Agustus 1945. Memang, sejarah pernah mencatat ibu kota sempat dipindahkan hampir 4 tahun ke Yogyakarta. Namun, perpindahan itu lebih disebabkan situasi keamanan Jakarta yang makin memburuk dengan kedatangan tentara sekutu yang diboncengi Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Kala itu, sejumlah petinggi Pemerintah Republik Indonesia merasa terancam nyawanya, bahkan sang Perdana Menteri waktu itu, Sutan Sjahrir, merasakan mobil yang ditumpanginya diberondong peluru oleh tentara sekutu. Begitu juga dirasakan Proklamator Indonesia Soekarno yang setiap malam harus berpindah-pindah tempat karena diburu intel Belanda. Kondisi itu membuat pemerintahan yang di pimpin Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohamad Hatta memutuskan memindahkan ibu kota negara ke Yogyakarta. ...

Pemandangan Jakarta

Image
  Nama Jakarta ini diterjemahkan sebagai "kota kemenangan" atau "kota kejayaan". Namun, sejatinya berarti "kemenangan yang diraih oleh sebuah perbuatan atau usaha" karena berasal dari dua kata Sanskerta yaitu Jaya (जय) yang berarti "kemenangan"[16] dan Karta (कृत) yang berarti "dicapai".[17] Bentuk lain ejaan nama kota ini telah sejak lama digunakan. Sejarawan Portugis, João de Barros, dalam Décadas da Ásia (1553) menyebutkan keberadaan "Xacatara dengan nama lain Caravam (Karawang)". Sebuah dokumen (piagam) dari Banten (k. 1600) yang dibaca ahli epigrafi Van der Tuuk juga telah menyebut istilah wong Jaketra,[18] demikian pula nama Jaketra juga disebutkan dalam surat-surat Sultan Banten[19] dan Sajarah Banten (pupuh 45 dan 47) sebagaimana diteliti Hoessein Djajadiningrat. Laporan Cornelis de Houtman tahun 1596 menyebut Pangeran Wijayakrama sebagai koning van Jacatra (raja Jakarta). Jakarta pertama kali dikenal sebagai salah sat...